You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas gabungan melakukan pengerukan lumpur di Kali Betik, Rawa Badak Utara
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Puluhan Personel Gabungan Grebek Lumpur Kali Betik

Sebanyak 80 petugas gabungan dari unsur Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Lingkungan Hidup (LH), Unit Pengelola Sampah (UPS) Badan Air, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta unsur masyarakat melaksanakan kerja bakti grebek lumpur di Kali Betik.

"Saluran air dapat berfungsi secara optimal"

Lurah Rawa Badak Utara, Ester Laura Kartini mengatakan, Grebek Lumpur difokuskan di wilayah RW 03, 07, 08, dan 09, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Menurutnya, kerja bakti ini merupakan agenda rutin kelurahan bersama pihak kecamatan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus pengendalian banjir.

Pj Gubernur Hadiri Pekan Grebek Sampah di Pluit

"Meski berlangsung di tengah cuaca gerimis, seluruh unsur yang terlibat tetap bersemangat dan kompak melaksanakan kerja bakti grebek lumpur. Hal ini menunjukkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat," ujarnya, Jumat (30/1).

Ester menjelaskan, selain melakukan pengerukan sedimen lumpur dan sampah di aliran Kali Betik, petugas juga mengangkut sampah yang berada di dalam kali maupun di lingkungan permukiman warga.

Kegiatan tersebut tidak hanya berdampak positif terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

"Saya berharap kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat agar saluran air dapat berfungsi secara optimal. Kegiatan seperti ini tentu akan terus dilakukan secara berkelanjutan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Koja, Slamet Riyanto menyampaikan, dalam kegiatan tersebut petugas berhasil mengangkut sekitar 25 meter kubik sedimen atau setara dengan 1.000 karung lumpur.

"Rencananya, pengerukan dilakukan sepanjang kurang lebih 1.100 meter dengan kedalaman antara 1,5 hingga 2 meter dan lebar sekitar lima meter," ungkapnya.

Ia menambahkan, apabila pengerjaan belum rampung, kegiatan pengerukan akan dilanjutkan pada keesokan harinya hingga seluruh saluran selesai dibersihkan.

Slamet mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke kali maupun saluran air karena dapat menyebabkan penyumbatan dan meningkatkan risiko terjadinya banjir.

"Kami berharap warga dapat menjaga hasil kerja bakti ini dengan disiplin membuang sampah pada tempatnya agar lingkungan tetap bersih dan potensi banjir dapat diminimalkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5428 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1895 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1860 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1815 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1643 personAnita Karyati